SINKRONISASI PROGRAM PENGENTASAN ANAK KERDIL MELALUI PENINGKATAN KOMPETENSI PENDIDIK PAUD MENGGUNAKAN ANGGARAN DESA TAHUN 2019

Panyabungan, 2 September 2019

Tindak lanjut dari Surat Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 2569/B2.1/PR/2019, tanggal 21 Agustus 2019, Perihal : Undangan Peserta., Bupati Mandailing Natal menerbitkan Surat Bupati Mandailing Natal Nomor 094/1048/SPT/2019, tanggal 28 Agustus 2019, Perihal Surat Perintah Tugas untuk menghadiri dan mengikuti kegiatan sinkronisasi program pengentasan anak kerdil melalui peningkatan kompetensi pendidik PAUD menggunakan Anggaran Desa dengan Bunda PAUD Kabupaten, Dinas Pendidikan Kabupaten, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten, Kecamatan dan Desa terpilih, sebagai respon tehadap Program Pemerintah.

LATAR BELAKANG.

Keberadaan anak sebagai generasi penerus bangsa merupakan aset yang harus diperhatikan secara serius.  Perkembangan seorang anak harus dipersiapkan mulai dari dalam kandungan bahkan sampai dewasa nanti,  karena persaingan akan Sumber Daya Manusia yang handal dan pintar sangan kompetitif.  Untuk menghadapi kondisi tersebut Pemerintah telah berupaya mengembangkan anak-anak Indonesia menjadi manusia yang mampu bersaing yaitu dengan cara memberikan kesehatan dan pendidikan yang baik.  Namun dalam pelayanan tersebut masih ditemukan beberapa kendala dan hambatan, misalnya dalam bidang kesehatan masih belum optimalnya pemberian gizi dan nutrisi bagi sebagian besar anak-anak di kota apalagi di Desa yang menyebabkan anak tidak tumbuh secara normal (tubuh kerdil yang lebih popular disebut stunting), dalam bidang pendidikan belum menghasilkan keluaran yang menggembirakan karena kurang bisa bersaing dengan negara lain akibat terganggunya kesehatan dan kemampuan belajar mereka.

Berdasarkan kondisi tersebut Pemerintah telah berupaya mencari cara dan strategi yang tepat, antara lain mensosialisasikan pentingnya nutrisi ibu saat mengandung dan setelah melahirkan dapat memberikan makan yang cukup asupan kalorinya, serta menghimbau arti pentingnya menciptakan kebersihan lingkungan.  Peran dunia pendidikan juga sudah bergerak untuk mewujudkan hasil pendidikan yang berkualitas dan mampu menghasilkan lulusan yang sanggup bersaing dalam kompetisi global.  Untuk menjawab tuntutan tersebut, semua unsur yang terlibat harus mampu bersinergi, proaktif, dan berinovasi.

Melalui Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mempunyai peran yang strategis dalam mengembangkan jasmani dan rohani anak didik, sehingga memiliki kesiapan dalam menghadapi pendidikan lebih lanjut.  Namun hingga saat ini PAUD memiliki tantangan yang cukup berat yang dikarenakan masih belum optimalnya peran pendidik PAUD yang disebabkan rendahnya kualifikasi pendidikan dan kompetensi mereka.  Padahal melalui pendidik PAUD ini pula dapat diketahui kondisi anak yang berpotensi anak kerdil dan mereka sebagian besar ada di Desa-Desa serta belum diberi pelatihan yang mampu mengenali kondisi anak kerdil sejak dini.

Berkaitan dengan masih banyaknya pendidik PAUD yang masih belum S1, Pemerintah perlu mengambil kebijakan untuk mempercepat peningkatan kualifikasi mereka melalui berbagai program seperti beasiswa atau program konversi yang bekerjasama dengan Perguruan Tinggi.  Kemudian sementara program kualifikasi pendidikan berangsur dijalankan maka upaya lain yang dilakukan adalah peningkatan kompetensi mereka dengan cara memberikan pendidikan keterampilan bagi pendidik PAUD secara simultan seperti program Diklat Berjenjang.  Sampai tahun 2018 yang telah berhasil dilatih melalui Diklat Berjenjang sebanyak 175.828 orang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Mandailing Natal (Muhammad Ikbal) bersama dengan utusan Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal – Bidang PAUD (Dian), Camat Bukit Malintang (Syukur Sosipada Nasution),  dan Kepala Desa Huta Bangun Jae Kec. Bukit Malintang (Subur Batubara) sebagai lokus Stunting Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2020 mengikuti acara ini, yaitu di Novotel Samator East Surabaya Hotel Jl. Raya Kedung Baruk No. 26-28 Kedung Baruk Kec. Rungkut Kota Surabaya, Jawa Timur, 60298, Telp. +6231-99203888.

Adapun kegiatan seperti tertera yang pada Surat Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia adalah Sinkronisasi Program Pengentasan Anak Kerdil Melalui Peningkatan Kompetensi Pendidik PAUD Menggunakan Anggaran Desa.

Pembukaan acara pada tanggal 28 Agustus 2019 pukul 20.00.  Protokol dalam kata pembukaannya menyampaikan secara ringkas teknis pelaksanaan kegiatan.  Selanjutnya KONSULTAN WORLD BANK menyampaikan bahwa Stranas Stunting disusun berdasarkan bukti-bukti dan pengalaman Indonesia dan global terkait dengan upaya pencegahan stunting, bertujuan untuk memastikan agar semua sumber daya diarahkan dan dialokasikan untuk mendukung dan membiayai kegiatan-kegiatan prioritas, terutama meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan gizi pada rumah tangga 1.000 Hari Pertama Kelahiran (ibu hamil dan anak usia 0-2 tahun).  Stranas Stunting disusun agar semua pihak di semua tingkatan dapat bekerjasama untuk mempercepat pencegahan stunting.  Penyusunan Stranas Stunting melibatkan : K/L, Akademisi dan Organisasi Profesi, Masyarakat Madani, Dunia Usaha, dan mitra pembangunan/donor.

Perlunya Pendidik PAUD yang memiliki kapasitas sesuai standar sebagai pendidik namun kondisi di lapangan menunjukkan :

  • Masih banyak Pendidik PAUD yang mengabdi tanpa bekal pendidikan yang dipersyaratkan dalam Standar dan masih terdapat pendidik PAUD yang berpendidikan SMP/SMA.
  • Banyak lembaga PAUD yang didirikan berdasarkan inisiatif masyarakat dengan Anggaran Swadaya yang terbatas sementara Anggaran Pusat dan Daerah yang terbatas dalam meningkatkan mutu untuk seluruh layanan PAUD, sehingga perlu dukungan Desa khususnya dalam hal peningkatan Kompetensi Guru PAUD.

Untuk mendukung terlaksananya kelas Pengasuhan dan Layanan PAUD 3-6 tahun yang  berkualitas dan sensitif terhadap Gizi serta stimulasi dini maka diperlukan pelatihan Guru PAUD agar memiliki kompetensi.

Panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa maksud dan tujuan Kegiatan Sinkronisasi ini secara umum untuk menginformasikan dan menyamakan persepsi, kebijakan, program pencegahan anak kerdil melalui upaya peningkatan kompetensi pendidik PAUD yang ada di Desa dengan menggunakan Anggaran Desa, sehingga diperoleh informasi dan data yang akurat dari Desa dalam Kecamatan di 25 Kabupaten sasaran yang sesuai dengan arah dan kebijakan Pemerintah Tahun 2020.

Secara khusus bertujuan untuk menginformasikan kebijakan dan program Ditjen GTK dan Direktorat Pembinaan GTK PAUD dan Dikmas dari Tahun 2019.  Kementerian Desa dan  PDTT, Kementerian Dalam Negeri, Tim Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (TP2AK) yang berkaitan dengan pelaksanaan program percepatan pencegahan anak kerdil melalui peningkatan kompetensi pendidik PAUD menggunakan anggaran Dana Desa 2020.  Mengsinkronkan program pencegahan anak kerdil melalui peningkatan kompetensi pendidik PAUD dengan pemerintahan desa dengan menganggarkan dari dana desa tahun 2020.  Upaya penganggaran tersebut dapat dilakukan secara bersama-sama dalam rangka mempercepat peningkatan kompetensi pendidik PAUD di desa.  Megumpulkan data-data yang akan melaksanakan program peningkatan kompetensi bagi pendidik PAUD dengan menggunakan anggaran desa tahun 2020 dari 25 kabupaten sasaran.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya menyampaikan dalam kata sambutannya bahwa Pemerintah Kota Surabaya sangat berterima kasih kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atas dipilihnya Kota Surabaya sebagai tempat pelaksanaan kegiatan.  Sebagai Tuan Rumah, Pemerintah Kota Surabaya memohon maaf apabila ada hal-hal yang tidak menyenagkan selama di Kota Surabaya, dan apabila para peserta perlu pendampingan untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata, silahkan dihubungi Kami, dan Kami pun telah mempersiapkan hal ini.

Selanjutnya Dir. PGTK PAUD dan Dikmas menyampaikan bahwa Strategi yang digunakan dalam kegiatan Sinkronisasi Program Pencegahan Anak Kerdil melalui Peningkatan Kompetensi Pendidik PAUD menggunakan Anggaran Dana Desa Tahun 2019 ini adalah dengan pemberian informasi dari narasumber yang relevan dengan tujuan kegiatan.  Kemudian dilakukan rekapitulasi data Kecamatan dan Desa dari 25 Kabupaten sasaran yang akan melaksanakan Program Percepatan Pencegahan Anak Kerdil melalui Peningkatan Kompetensi Pendidik PAUD dari Anggaran Dana Desa Tahun 2020.

Bahan/materi yang akan digunakan dalam kegiatan ini adalah data dan informasi seperti :

  1. Kebijakan Ditjen GTK dan Dit. PGTK PAUD dan Diknas Tahun 2019 tentang Peran Pendidik PAUD dalam rangka Pencegahan Anak Kerdil.
  2. Kebijakan dari Subdit Program dan Evaluasi Dit. PGTK PAUD dan Dikmas tentang Informasi Hasil Evaluasi Tahun 2018 dan Program Tahun 2019 Direktorat PGTK PAUD dan Diknas Tahun 2019.
  3. Kebijakan dari Subdit Kasubdit Peningkatan Kompetensi dan Kualifikasi Dit. PGTK PAUD dan Diknas tentang Pencegahan Anak Kerdil melalui Diklat Berjenjang bagi Pendidik PAUD.
  4. Informasi Kebijakan dari Direktorat Fasilitasi Keuangan dan Aset Desa Dirjen Bina Pemerintah Desa, Kemendagri tentang Kebijakan Siskeudes terkait Pemanfaatan Anggaran Desa.
  5. Informasi Kebijakan dari Direktorat Pelayanan Sosial Dasar Kemendes PDTT tentang Kebijakan Kemendes PDTT dalam Pemanfaatan Anggaran Desa untuk Mendukung Pelatihan Pendidik PAUD.
  6. Informasi Program Direktorat PGTK PAUD dan Dikmas Tahun 2019 dan Rencana Tahun 2020 terkait Peningkatan Kompetensi Pendidik PAUD.
  7. Informasi Strategi Nasional tentang Pencegahan Anak Kerdil dari Tim Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (TP2AK).
  8. Berbagi pengalaman Best Practice Peningkatan Kompetensi Pendidik PAUD dari Tim Penggerak PKK Prov. Jatim, Bunda PAUD Kabupaten Pamekasan dan Bunda PAUD Kabupaten Rokan Hulu serta Perwakilan Bunda PAUD.
  9. Informasi dari World Bank tentang Peran Pemerintah Desa dalam Peningkatan Mutu Pendidik PAUD.

Narasumber pada kegiatan ini adalah : Konsultan World Bank, Kementerian Desa PDTT, Kemendagri, TNP2K, dan Bunda PAUD.

Bahan maupun materi kegiatan sebagai berikut :

00. Paparan Tim WB Sby 30 Aug 18

01_Paparan Surabaya 29-08-2019 Progrev

02_PENGIMBASAN GCD SRBY

03_MATERI PKD PAUD SURABAYA

04_Pemanfaatan anggaran desa untuk mendukung pelatihan guru PAUD

6. Surat Kemendagri Intervensi Penurunan Stunting (Bupati Walikota)

7. Penegasan Penganturan Kewenangan Desa & Mekanisme pengelolaan pengembangan-2

8. 193_PMK.07_2018 Permenkeu

By :

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Kabupaten Mandailing Natal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*