PELATIHAN USAHA PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA BAGI KADER PKK (UP2K-PKK) KABUPATEN MANDAILING NATAL TAHUN 2018

Hotel Abara – Panyabungan, 11 Agustus 2018.

Berikut ini akan diuraikan dan dikembangkan pengertian dari UP2K-PKK, yaitu segala kegiatan ekonomi yang diusahan oleh keluarga, baik, secara perorangan maupun kelompok, yang modalnya bersumber dari swadaya masyarakat, bantuan pemerintah, bantuan luar negeri, swasta, serta sumber lain yang sah dan tidak mengikat.  Usaha ekonomi keluarga adalah suatu bentuk kegiatan usaha yang dilakukan oleh keluarga, bertujuan meningkatkan pendapatan keluarga dalam rangka mewujudkan kesejahteraan keluarga.  Kader UP2K–PKK adalah kader PKK yang mendapat pengetahuan dan ketrampilan tentang UP2K–PKK.  Usaha ekonomi produktif adalah kegiatan ekonomi yang dapat mengembangkan lapangan usaha yang didukung oleh potensi, ketersediaan bahan baku dan teknologi lokal.  Pengembangan usaha adalah upaya peningkatan usaha yang telah ada agar lebih meningkat mutu dan jumlahnya.  Kelompok khusus (Poksus) adalah kelompok UP2K yang ada di Desa/ Kelurahan.  Kelompok pelaksana (Poklak) dalah kelompok peserta yang anggotanya punya usaha maupun yang tidak punya usaha.

Mengacu pada pengertian-pengertian di atas, Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Mandailing Natal melaksanakan pelatihan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga  bagi Kader PKK (UP2K-PKK) di Aula Hotel Abara Jl. Lintas Timur Panyabungan pada hari Sabtu tanggal 11 (sebelas) Agustus 2018.

Adapun dasar pelaksanaannya sebagai berikut : Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pemberdayaan Masyarakat Melalui Gerakan PKK, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor : 411.4/3514 Tahun 2016 tentang Pengesahan Keputusan Ketua Umum Tim Penggerak PKK tentang Hasil Rakerda VIII PKK Tahun 2015; dan Keputusan Bupati Mandailing Natal Nomor : 411.4/0732/k/2018 tentang Panitia dan Narasumber Pelatihan UP2K-PKK Kabupaten Mandailing natal tahun 2018.

Tujuan dilaksanakannya pelatihan usaha peningkatan pendapatan keluarga bagi kader PKK (UP2K-PKK) Kabupaten Mandailing Natal tahun 2018 adalah : untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader pengelola UP2K–PKK, mengembangkan kreatifitas dalam pemanfaatan potensi ekonomi desa, mengembangkan wirausaha keluarga untuk memperluas lapangan usaha, penguatan kapasitas kelembagaan UP2K-PKK; keterpaduan dalam pengelolaan gerakan PKK di Kabupaten Mandailing Natal; dan meningkatkan kualitas pelaksanaan 10 program Pokok PKK.

Peserta pada acara pelatihan UP2K-PKK sebanyak 88 (delapan puluh delapan) orang, terdiri dari : 19 (sembilan belas) orang TP-PKK kabupaten; 69 (enam puluh sembilan) orang TP-PKK kecamatan, yaitu : Ketua Pokja II kecamatan, Ketua TP-PKK desa, dan Ketua Pokja II masing-masing 23 (dua puluh tiga) orang.

Adapun Narasumber pada kegiatan ini adalah : Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara (Bapak Ruhyat), Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mandailing Natal (Bapak Khairul), Dinas Perdagangan Kabupaten Mandailing Natal (Herman Lubis dan Bapak Ricky), dan Pelaku Ekonomi sekaligus Pelaku Teknologi Tepat Guna Mandailing Natal (Bapak Monang Nasution).

Pembiayaan atas kegiatan ini ditampung pada APBD Kabupaten Mandailing Natal Tahun Anggaran 2018 pos Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Program Peningkatan Peran Perempuan di Perdesaan.

 

SAMBUTAN KETUA TP-PKK KABUPATEN : Ny. IKA DESIKA DAHLAN HASAN NASUTION.

Usaha peningkatan pendapatan keluarga atau yang disingkat UP2K-PKK, merupakan manifestasi dari 10 Program Pokok PKK, yaitu memberdayakan kader dan anggota keluarga serta memperbesar akses dan kontrol atas sumber daya ekonomi, dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan keluarga secara mandiri dalam mewujudkan   kesejahteraan dan ketahanan keluarga.

UP2K-PKK adalah semua kegiatan ekonomi yang diusahakan oleh keluarga, baik perorangan maupun kelompok yang dapat mengembangkan lapangan usaha, dengan memanfaatkan potensi dan kearifan lokal yang modalnya dapat  bersumber  dari swadaya masyarakat, APBN, APBD, APB-Desa dan bantuan atau sumbangan dari pihak lain yang tidak mengikat.

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa desa–desa di Kabupaten Mandailing Natal,  memiliki potensi dan kearifan lokal yang begitu baik, seperti  usaha pertanian, kerajinan, olahan makanan, simpan pinjam, dan sebagainya.  Kegiatan usaha ini, sudah berjalan di tengah masyarakat, namun belum semuanya dimanfaatkan dan dikelola dengan baik, sebagai sumber pendaptan masyarakat.  Tentunya usaha ini akan lebih berhasil, jika adanya pola kemitraan dan dukungan dari berbagai pihak untuk pengelolaan dan pengembangannya seperti modal usaha, bantuan pemasaran, penguatan kelembagaan, pengembangan sumber daya manusia dan pengelolaan tertib administrasi.

Program UP2K-PKK sebagai bagian dari kegiatan Pokja II, dan merupakan salah satu prioritas program Tim Penggerak PKK Kabupaten Mandailing Natal, yang dapat mengangkat derajat perempuan melalui kegiatan ekonomi keluarga.

Kader PKK pada semua tingkatan adalah bagian dari pelaku usaha ekonomi keluarga, namun kita sadari bahwa  untuk mengelola UP2K-PKK, sangat minim baik pengetahuan maupun keterampilannya.maka dengan pelatihan ini diharapkan : meningkatnya pengetahuan dan keterampilan untuk dapat mengembangkan kegiatan usaha peningkatan pendapatan keluarga baik yang tergabung dalam kelompok maupun perorangan, memilki kemampuan untuk mengelola administrasi UP2K-PKK dengan baik, dan melaksanakan fungsi sebagai motivator, fasilitator, dan penggerak pembentukan kelembagaan UP2K-PKK di desa masing masing sehingga secara bertahap mampu menjadi wiraswasta yang handal.

 

SAMBUTAN BUPATI MANDAILING NATAL : Drs. DAHLAN HASAN NASUTION.

(Disampaikan oleh : Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal Bapak Drs. Syafei Lubis, Msi.)

Semua usaha peningkatan pendapatan keluarga yang dilaksanakan oleh anggota keluarga, adalah pilihan strategi untuk meningkatkan pendapatan keluarga, bertujuan untuk kesejahteraan dan ketahanan keluarga.  Dengan meningkatnya pendapatan maka kondisi ekonomi keluarga menjadi lebih baik dan berdampak langsung pada peningkatan  derajat kesehatan, pendidikan,  keterampilan dan kegiatan sosial lainnya, disamping sebagai basis pelaksanaan pemberdayaan perempuan, sehingga tercipta potensi sumber daya dan karakter perempuan yang setara dengan laki-laki dalam kegiatan usaha ekonomi produktif.

Kegiatan UP2K-PKK, merupakan salah satu pilihan usaha untuk menopang perekonomian keluarga dan salah satu program yang berpihak pada perempuan mengingat perempuan merupakan salah satu potensi sumber daya pembangunan yang belum banyak memiliki akses dalam kehidupan sosial dan kehidupan ekonomi.

Program UP2K-PKK memberi peran ekonomi kepada kaum perempuan terutama pada lapisan masyarakat yang tidak mampu secara ekonomi, dengan demikian program UP2K PKK menjadi supra struktur yang efektif bagi kaum perempuan untuk dapat berperan dan membuktikan kapasitasnya sebagai orang yang dapat berkiprah pada sektor ekonomi khususnya.

PKK adalah wadah bagi perempuan untuk mengembangkan kemampuan dan potensi yang dimilikinya, agar secara mandiri mempunyai keterampilan dan keahlian dalam mengatasi masalah yang dihadapi melalui peningkatan kapasitas dan kualitas hidup.  Kita sepakat bahwa semua jajaran TP-PKK di Kabupaten Mandailing Natal telah giat dalam mengaplikasikan 10 Program Pokok PKK, salah satunya adalah program peningkatan pendapatan keluarga.   Gerakan pembangunan di segala bidang, menuntut PKK harus memiliki strategi dan gerakan yang lebih cepat, sehingga kesejahteraaan keluarga sebagai lini terbawah dapat terwujud.

Hal ini sejalan dengan pendapat Direktur the United Nation Developmen Fund for Women (Unifem), Mr. Noolen Heyzer dalam tulisannya tentang pembangunan perempuan di abad 21 mengatakan : bahwa pemberdayaan perempuan diupayakan secara ekonomi dan politik.  Pemberdayaan ekonomi mencakup peningkatan akses atas sumber daya ekonomi, aset, kesempatan dan manfaat.

Pemberdayaan ekonomi harus mendukung tata kehidupan perempuan yang sudah ada, disamping itu juga mendorong kemampuan perempuan untuk menjadi pemimpin dan meningkatkan kapasitas perempuan dalam memanfaatkan kesempatan-kesempatan baru, terutama dalam sektor ekonomi. Sedangkan pemberdayaan secara politik mendorong perempuan untuk memiliki kekuatan untuk mengontrol kehidupannya sendiri baik di dalam maupun di luar rumah dan memiliki kekuatan untuk mempengaruhi arah perubahan sosial sehingga menciptakan kesetaraan dan keberlanjutan.

Program UP2K-PKK harus sedini mungkin disosialisasikan agar dapat dipahami dan diapresiasikan sehingga UP2K-PKK mendapat perhatian proporsional dari berbagai pihak yang mempunyai kepentingan terhadap pengembangan usaha kecil, sehingga akan dapat memberi warna tersendiri dalam pengembangan ekonomi kerakyatan yang saat ini oleh pemerintah diberi perhatian utama.  Hal ini makin penting dengan dinamisnya pola pembanguan desa yang telah menggeser anggaran yang sedemikian potensialnya di desa, dan telah memberi efek besar terhadap pertumbuhan ekonomi desa melalui program prioritas, diantaranya pengembangan produk unggulan kawasan perdesaan agar desa fokus mengembangkan produk unggulanya dan pengembangan  Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk menampung berbagai usaha masyarakat.

Sejalan dengan hal tersebut, PKK membutuhkan keikhlasan, kerja keras dan kerja  cerdas, harus berperan dan mampu menjadi  pencari solusi perbaikan ke depan.  Untuk itu pada pelatihan UP2K-PKK ini, para peserta harus memfokuskan perhatiannya, sehingga apa yang disampaikan oleh narasumber menambah wawasan, pengetahuan dan keterampilan yang seterusnya dapat diterapkan di  wilayah masing-masing.

Selamat mengikuti pelatihan UP2K-PKK Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2018 semoga mendapat keridhoan Allah SWT, Aamiin.

 

By:

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

Bekerjasama dengan

TP-PKK Kabupaten Mandailing Natal

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*