JAMBORE TEKNOLOGI TEPAT GUNA KE-XIX TINGKAT PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2019 DI LAPANGAN SANTUN BERKATA BIJAK BERKARYA (SBBK) KOTA PINANG KAB. LABUHAN BATU SELATAN

 

Panyabungan, 10 September 2019

 

Dasar Penyelenggaraan Jambore Teknologi Tepat Guna (TTG) adalah Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2001 tentang Penerapan dan Pengembangan Teknologi Tepat Guna, Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2010 tentang Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Teknologi Tepat Guna, dan Peraturan Menteri Desa Pembangunanan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2017 tentang Pengembangan dan Penerapan Teknologi Tepat Guna dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Desa.

Penyelenggaraan TTG Ke-XIX Tingkat Provinsi Sumatera Utara didasari : Surat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Nomor : 412.6/8616 tanggal 23 Agustus 2019 Perihal Pelaksanaan Jambore TTG XIX Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019, Surat Gubernur Sumatera Utara tentang Undangan Pembukaan Jambore Teknologi Tepat Guna (TTG) XIX, Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XV dan Pencanangan Desa Binaan Bangun Desa Mandiri Terpadu (Bangdes – Madu) Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019, dan Surat Perintah Tugas a.n. Bupati Mandailing Natal, Sekretaris Daerah Kabupaten Nomor 094/1066/SPT/2019, tanggal 3 September 2019, Untuk : Mengikuti Acara Jambore Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-XIX Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019 di Kota Pinang – Kabupaten Labuhan Batu Selatan.

Jambore TTG ke-XIX Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019 dilaksanakan di Kota Pinang – Kabupaten Labuhan Batu Selatan yaitu di Lapangan Santun Berkata Bijak Berkarya (SBBK).

Kehadiran Teknologi merupakan salah satu jawaban atas permasalahan yang timbul dalam masyarakat. Sejalan dengan bergeraknya kemampuan Sumber Daya Manusia dalam mengelola Sumber Daya Alam tidak terlepas dari keberadaan dan kebutuhan akan teknologi, khususnya TTG. TTG suatu teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, tidak merusak lingkungan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat serta mudah dan menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi.

Jambore TTG Tingkat Provinsi Sumatera Utara sebagai penjabaran dari Gelar TTG Tingkat Nasional. TTG Tingkat Nasional adalah suatu langkah strategis dalam penyebarluasan informasi berbagai jenis teknologi yang dapat memberi nilai tambah kepada peningkatan pendapatan masyarakat.

Pelaksanaan Jambore TTG Tingkat Provinsi Sumatera Utara merupakan persiapan Daerah untuk penyertaan Provinsi mengikuti Gelar TTG Tingkat Nasional, khususnya untuk memperoleh TTG Unggulan yang akan digelar dalam even Nasional sebagai wakil Provinsi Sumatera Utara.

Sebelum pelaksanaan Jambore TTG ke XIX, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera melaksanakan Rapat Koordinasi Teknis dengan maksud dan tujuan untuk lebih memantapkan perumusan dan penyusunan kebijakan di bidang program dan kelembagaan pemberdayaan masyarakat khususnya di bidang TTG. Rapat Koordinasi Teknis dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Labuhan Batu Selatan pada tanggal 17 September 2019 pukul 15.00 Wib.

Peserta Rapat Koordinasi Teknis adalah Wakil Bupati Labuhan Batu Selatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Utara, dan Seluruh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab./Kota atau yang mewakili,  unsur BUMD dan Perkebunan, Desa Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Utara beserta undangan lainnya.

  1. Wakil Bupati Labuhan Batu Selatan pada kesempatan ini meminta masukan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten yang pernah menjadi tuan rumah pelaksanaan Jambore TTG.
  2. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Utara menyampaikan tentang peraturan dan teknis pelaksanaan Jambore dan meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati Kab. Labuhan Batu Selatan agar berkoordinasi dengan pihak terkait di Kabupaten Labuhan Batu Selatan demi suksesnya pelaksanaan Jambore TTG ini.

Pembukaan Jambore TTG ke XIX Provinsi Sumatera Utara pada tanggal 5 September 2019 dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Utara.  Dihadiri Pimpinan OPD, dan FKPD dari Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara.  FKPD, OPD, Camat dan TP.PKK Pemerintahan Kab. Labuhan Batu Selatan.  Aparatur Pemerintahan Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Perkebunan, BUMN, BUMD, Perbankan, dan UKM se-Kab. Labuhan Batu Selatan.  Utusan dari Pemerintahan Kab./Kota se-Provinsi Sumatera Utara, dan undangan lainnya.

Susunan acara pada prosesi pembukaan adalah :

  1. Gubernur Sumatera Utara disambuat dengan Tari-tarian dan Tor-tor oleh Sanggar Tari dan Siswa-siswi Kabupaten Labuhan Batu Selatan.
  2. Kata Pengantar dari Protokol.
  3. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya.
  4. Do’a yang dibawakan oleh Bapak Kepala Kemenag Kabupaten Labuhan Batu Selatan.
  5. Laporan Pelaksanaan Kegiatan yang disampaikan oleh Bapak Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Labuhan Batu Selatan.
  6. Kata Sambutan dari Bapak Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Labuhan Batu Selatan.
  7. Kata Sambutan dari Gubernur Sumatera Utara Bapak H. EDY RAHMAYADI sekaligus membuka secara resmi Jambore TTG ke-XIX Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019.

Kata Sambutan Bupati Labuhan Batu Selatan yang didampingi langsung oleh Wakil Bupati Labuhan Batu Selatan menyampaikan, kiranya melalui Jambore ini dapat menggali inovasi dan karya di bidang teknologi dan pelaksanaannya ditingkatkan di tahun yang akan datang.

Dalam Pidato Pembukaannya, Gubernur Sumatera Utara mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan jajarannya yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik.  Gubernur mengajak kita semua agar lebih berinovasi.  Thema TTG ke-XIX Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019 adalah : “Melalui Teknologi Tepat Guna (TTG) kita Tingkatkan Inovasi Teknologi Perdesaan Guna Meningkatkan Ekonomi Daerah”.  Gubernur juga mengharapkan melalui jambore dapat meningkatkan ilmu pengetahuan di bidang teknologi sehingga kita dapat menjadi bangsa yang besar dan  bermartabat.  Selanjutnya melalui Jambore TTG ini kita tingkatkan rasa persatuan dan persaudaraan sesama kita.  Selanjutnya pesan Gubernur agar kita galakkan kegiatan BUMDesa.

Akhir pidato, Gubernur membuka Acara Jambore TTG Ke-XIX secara resmi dan dilanjutkan dengan mengunjungi seluruh Stand Pameran didampingi Rombongan dan Kadis PMD Provinsi Sumatera Utara.

Bapak Gubernur beserta rombongan meninjau Stand Kabupaten Mandailing Natal dan Bapak Gubernur tertarik atas inovasi Bapak Monang Nasution dari Desa Bange Kecamatan Bukut Malintang tentang alat TTG vacumisasi sumber air perdesaan tanpa tenaga listrik inovasi Bapak Monang Nasution dan kompor/pemanas berbahan bakar oli bekas inovasi M. Ja’far dari Kec. Panyabungan.

 

HARI KEDUA.

  1. Kegiatan Widya Wisata.

Kegiatan Widya Wisata untuk melihat secara langsung proses pengolahan kelapa sawit menjadi minyak di Perkebunan PT. Asian Agri – Milano (6 September  2019 pukul 09.00 WIB sd. selesai.  Memperkenalkan tatacara dan proses pengolahan biji sawit menjadi Biosel.

  1. Rapat Koordinasi Teknis.

Usai Kegiatan widya wisata, dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Teknis tentang Jambore TTG sekaligus tempat pelaksanaan (tuan rumah) Jambore TTG Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2020 (ke-XX) dan 2021 (ke-XXI) dan juga menyampaikan tuan rumah Gelar TTG Nasional Tahun 2020.

Pelaksanaan Jambore TTG Tingkat Provinsi Sumatera Utara yang ke-XX Tahun 2020 diputuskan/ditetapkan di Kabupaten Dairi, dan untuk tahun 2021 (ke-XXI) di Tapanuli Utara.

Dalam rangka penyelenggaraan Gelar TTG Nasional di Bengkulu diharapkan kepada Kabupaten/Kota dapat membawa produk unggulan untuk dipamerkan dan Kabupaten/Kota dapat berkoordinasi dalam pelaksanaan dan keberangkatan ke Bengkulu.

Jambore TTG ke-XIX Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019 dilaksanakan selama 4 (empat) hari yaitu dimulai tanggal 5 dan berakhir pada 8 September 2019 yang dipusatkan di Lapangan Santun Berkata Bijak Berkarya (SBBK) Kotapinang Kabupaten Labuhan Batu Selatan.  Diikuti oleh 22 (dua puluh dua ) Kabupaten/Kota, ditambah dengan Dinas, Instansi terkait, BUMN/BUMD dan UKM se-Sumatera Utara.

Kunjungan Masyarakat Kota Pinang Kabupaten Labuhan Batu Selatan ke Stand Kabupaten Mandailing Natal sangat tinggi, termasuk kunjungan Wakil Bupati Mandailing Natal.  Bahan atau barang yang dipamerkan adalah produk unggulan Kab. Mandailing Natal seperti : kopi, gula aren, dodol, kipang pulut/kacang, keripik sambal ; sedangkan hasil TTG berupa : vacumisasi sumber air perdesaan tanpa tenaga listrik dan kompor/pemanas berbahan bakar oli bekas.

Dalam pelaksanaannya, Bapak Wakil Bupati Mandailing Natal dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab. Mandailing Natal sebagai perwakilan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal memberikan apresiasi positif terhadap tampilan dan inovasi Kab. Mandailing Natal.

Acara penutupan Jambore TTG Ke-XIX Tingkat Propinsi Sumatera Utara ini pada tanggal 8 September 2019 pukul 20.00 sd. selesai.  Ditutup oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Utara di Lapangan Santun Berkata Bijak Berkarya (SSBK) Kotapinang Kabupaten Lauhan Batu Selatan.

Jambore TTG adalah salah satu media untuk memperkaya wawasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui informasi tentang berbagai jenis TTG yang sederhana sekaligus untuk mendekatkan dan menghubungkan masyarakat pengguna teknologi dengan pemilik/produsennya sekaligus sebagai wahana tukar menukar informasi antara Pemerintah Kabupaten/Kota dan seluruh komponen masyarakat lainnya.

Agar pemberdayaan masyarakat melalui TTG berhasil guna dan berdaya guna, peran Pemerintah Daerah disamping peran masyarakat seyogianya :

  • Memotivasi inovator untuk menciptakan alat/mesin TTG, baik individual maupun kelompok.
  • Mensosialisasikan TTG dengan cara penyebarluasan informasi melalui brosur maupun mengadakan dan mengikuti pameran/jambore serta mendampingi masyarakat dalam penerapan dan pemberdayaan masyarakat.
  • Memberikan bantuan dana maupun pengetahuan melalui pelatihan.
  • Memberikan dukungan moril terhadap inovasi yang ada.
  • Percepatan penerbitan Peraturan Bupati tentang pembentukan Posyantek.
  • Kiranya melalui Surat Edaran intervensi Dana Desa agar kegiatan Posyantek dapat dimusdeskan, RKPDesa, dan APBDesa.

By :

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

Kabupaten Mandailing Natal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*